Sekilas Program Boyolali Tersenyum

20160327-kota-boyolali_20160327_101935

Program Boyolali Tersenyum dicanangkan oleh Bapak Moh. Hasbi Bupati Kepala Daerah Tingkat II Boyolali dalam tahun Pelita IV tahun ke 4 yang bertepatan dengan menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Boyolali ke 140 tahun 1987 tanggal 5 Juni 1987 sebagai identitas Kabupaten Daerah Tingkat II Boyolali.

Tujuan Program Boyolali Tersenyum adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan menggairahkan masyarakat untuk meningkatkan pembangunan sehingga dicapai hari esok lebih baik dari pada hari ini.

Pengertian

    1. Tersenyum kepanjangan dari Tertib, Elok, Rapi, Sehat dan Nyaman untuk masyarakat.
    2. Tersenyum mempunyai pengertian terciptanya suatu kondisi/suasana yang menyenangkan, yang dapat memberi sedekah kepada manusia maupun makhluk lain untuk dapat hidup lebih baik, teratur, dan tentram.
    3. Tersenyum juga mengandung dua dimensi, baik phisik maupun sikap mental.
      *) Secara phisik berarti segala sesuatu yang berujud dalam arti dapat dilihat, diraba dan dirasakan oleh indera.
      *) Sebagai sikap mental diharapkan masyarakat Boyolali, walau bagaiaman beratnya kondisi yang dihadapi harus tetap tabah dan berusaha untuk dapat mengatasi segala rintangan yang dihadapi.

Untuk menciptakan suatu keadaan Tersenyum mengandung kriteria:

A. Tertib

  1. Tertib hukum
  2. Tertib bermasyarakat
  3. Tertib lingkungan.

A1. Tertib Hukum
Dalam hal ini dipandang perlu terciptanya suatu kondisi masyarakat yang sadar akan hukum, baik yang tertulis maupun tidak tertulis, sehingga semua program pemerintah akan didukung dan ditopang oleh seluruh lapisan masyarakat dalam hal ini perlu adanya langkah-langkah penyuluhan hukum terhadap masyarakat dan perlu diusahakan agar masyarakat umum dapat tercipta suatu kondisi yang baik, harmonis, selaras dan seimbang, sehingga masyarakat betul-betul merasa terayomi, kemudian tercipta jiwa masyarakat yang “Melu Handarbeni, Melu Hangrungkebi, Mulat sariro Hangroso Wani.”
A2. Tertib Bermasyarakat
Dalam hal ini dikandung maksud terciptanya suatu kondisi masyarakat yang damai, aman dan tentram yang diwarnai dengan jiwa kegotongroyongan, saling hormat menghormati, saling menghargai serta saling memenuhi hak dan kewajibannya. Untuk menciptakan kondisi yang demikian, makal angkah-langkah dan tindakan yang perlu dilaksanakan ialah:
a. Adanya rasa saling hormat-menghormati, walaupun berbeda keyakinan dan agama
b. Adanya saling menghargai walaupun berbeda status sosialnya
c. Adanya kesadaran untuk melakukan gotong-royong dalam segala hal yang diperlukan untuk kepentingan bersama.
A3. Tertib Lingkungan
Dalm hal ini dikandung maksud untuk terciptanya kondisi dan keadaan lingkungan yang bersih, teratur, terpenihu unsur kesehatan dan terwujudnya pemanfaatan lingkungan yang selaras antar manusia dan lingkungannya, sehingga terwujud keseimbangan antara lingkunagn alam dan manusia serta makhluk hidup lainnya.

B. Elok
Elok adalah sesuatu yang berwujud:

  1. Baik kwalitas maupun kwantitasnya
  2. Dapat dibanggakan
  3. Dapat menunjukkan prestasi

C. Rapi, mengandung unsur:

  1. Teratur
  2. Enak dipandang
  3. Enak dirasakan
  4. Telah pada tempatnya

D. Sehat
Dalam kriteria sehat terkandung 3 unsur:

  1. Sehat jasmaninya
  2. Sehat rohaninya
  3. Sehat keluarganya

D1. Sehat Jasmani
Sehat jasmani merupakan keinginan setiap orang karena sehat jasmani adalah pangkal untuk mencapai cita-cita, dalam hal ini pendidikan jasmani dan olah raga perlu ditingkatkan dan dimasyarakatkan, termasuk para pendidik, pelatih, dan penggeraknya serta menggalakkan gerakan untuk memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan masyarakat.
D2. Sehat Rohaninya
Sehat rohaninya akan memancarkan sinar terang dalam kehidupan, untuk itu perlu pegangan iman dan taqwa kepada tuhan Yang Maha Esa.
Dengan semakin meningkatnya pembangunan maka kehidupan beraama harus semakin diamalkan baik dalam kehidupan pribadi maupun kehidupan sosial kemasyarakatan yang selanjutnya diusahakan suapaya terus berkembang dan ditingkatkan sarana yang diperlukan bagi pengembangan dalam kehidupan keagamaan.
D3. Sehat keluarganya
Sehat keluarganya mengandung maksud adanya hubungan yangserasi dan harmonis dalam keluarga itu yaitu hubungan natara suami-istri dan anak-anak.

E. Nyaman
Nyaman mengandung maksud keadaan masayarakat merasa:

  1. Akrab
  2. Stabilitas Kamtibmas mantab
  3. Tri kerukunan umat beragama terjalin baik
  4. Keadaan ekonomi baik

E1. Akrab yang dimaksudkan hubungan antara sesama anggota masyarakat terjalin dengan baik.
E2. Stabilitas Kamtibmas mantab, yang dimaksudkan adalah keadaan/rasa aman, tertib, tidak terdapat goncangan/gangguang dalam masyarakat, sehingga masyarakat ayem tentrem.
E3. Tri kerukunan umat beragama terjalin baik, dimaksudkan bahwa adanya hubungan yang harmonis: intern antar umat beragama itu sendiri, antar umat beragama berjalan baik, antar umat beragama dengan pemerintah berjalan baik.
E4. Keadaan ekonominya baik.
Dalam hal ini mengandung maksud bila mana keinginan atau kebutuhnannya dapat terpenuhi

Program Boyolali tersenyum merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan anatara bagian yang satu dengan yang lainnya bahkan bagian yang satu menjiwai dan mewarnai bagian yang lain.

Sumber:
Diambil dari Buku “MENGENAL OBYEK WISATA di Kabupaten Dati II Boyolali”, yang dikeluarkan oleh Dinas PAriwisata Kabupaten Dati II Boyolali Tahun 1985.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons