THE UNCENSORED OF BUNG KARNO

 

Judul Buku                           : The Uncensored of Bung  Karno

Nama Penggarang               : Abraham Panumbangan

Nama Penerbit                     : Notebook

Nama Penyunting               : Mufid

Desain Cover                        : Oka Apriya

Layout                                   : Ahmad

Tahun Terbit                         : 2014

ISBN                                       : 978-602-288-025-7

Jumlah Halaman                 : 272 halaman

Ukuran Buku                        : 14 cm x 20 cm

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.”

[Ir. Soekarno, Pidato Hari Pahlawan 10 November 1961]

Sebuah kutipan yang tidak asing di mata dan telinga kita. Sebuah kalimat yang menggugah jiwa dan nurani kita uantk menjadi bangsa yang maju. Bangsa yang terlepas dari penjajahan. Bangsa yang dapat berdiri bebas tanpa ada ikatan yang menjerat. Bangsa yang mampu berdiri tegak untuk membentangkan sang saka merah putih. Sebuah kalimat yang mempu memberikan kekuatan semangat bagi bangsa Indonesia. Sebuah kalimat yang diungkapkan oleh “Sang Orator” tanah air Ir. Soekarno, dalam pidatonya di Hari Pahlawan tanggal 10 November kala itu. Hal itulah yang membuat seorang penulis ingin mengungkap kehidupan “Sang Orator” tersebut melalui bukunya yang berjudul “The Uncensored of Bung  Karno”.

Abraham Panumbangan, laki-laki kelahiran Yogyakarta, 30 Desember 1982 adalah seorang pengagum Soekarno. Abraham Panumbangan berpendidikan sebagai lulusan sarjanah sastra dari Fakultas Ilmu Budaya UGM. Ia tinggal di  Bakulan, Bantul, Yogyakarta. Pekerjaanya saat ini sebagai pengelola lembaga bimbingan  belajar sari  ilmu. Pertama kali ia mempromosikan hasil tulisannya pada tahun 2004 dengan mengisi kolom Suara Mahasiswa dan Opini Masyarakat. Seiring dengan perkembangan kemampuannya dalam menulis kemudian ia memberanikan diri untuk menulis buku pertamanya pada tahun 2007. Ia sangat menyukai kisa-kisah tentang sejarah dan yang paling ia idolakan adalah sosok yang ditulisnya dalam buku yang berjudul “The Uncensored of Bung Karno” yakni Ir. Soekarno.

Melalui  buku The Uncensored Of Bung Karno ini, Abraham ini memperkenalkan  kepada pembaca mengenai perjuangan Bung karno, kehidupan pribadi Bung Karno dan tentang figur kepemimpinanya yang tak pernah tergantikan hingga detik ini. Buku ini di terbitkan pada tahun 2014. Bung karno adalah  seorang figur pemimpin yang sangat dibutuhkan oleh rakyat Indonesia. Saat itu beliau melakukan  dua pekerjaan yang sulit sekaligus yaitu meredam amarah rakyat dan menyalakan semangat juang rakyat. Kemampuanya dalam mengolah kata tak tertandingi. Bung karno tahu bagai mana  menjadikan dirinya sebagai seorang pemimpin yang dapat mengayomi  semua lapisan masyarakat.

Buku ini menceritakan tentang kisah hidup presiden pertama Indonesia. Di awal bab  buku penulis menceritakan tentang masa kecil bung karno yang bertolak belakang dengan kehidupannya saat menjadi seorang pemimpin yang gagah. Di bab selanjudnya penulis menceritakan tentang hubungan presiden Soekarno dengan paham komunis. Di era kepemimpinanya beliau sering dikaitkan dengan paham komunis di Indonesia. Bab selanjudnya penulus menceritakan tentang pengasingan yang dialami Bung Karno akibat pemberontakan yang ia lakukan kepada Pemerintah Belanda. Bab selanjudnya penulis menceritakan tentang perjalanan cinta sang presiden. Di era kepemimpinanya presiden soekarno adalah sosok yang diidam-idamkan oleh para wanita. Pada bab terakhir penulis menceritakan tentang akhir hidup sang presiden. Dalam buku tersebut dijelaskan banyak sekali misteri-misteri tentang kehidupan Bung Krano masa itu yang sampai sekarang masih menjadi perbincangan yang jawabannya belum terpecahkan. Lalu, apakah misteri-misteri yang dialami oleh Sang Orator?

Keunggulan buku ini terletak pada isi buku, yaitu terangkumnya berbagai kisah hidup presiden Soekarno yang belum terekspos oleh publik, sehingga membuat pembaca mengetahui lebih banyak tentang kehidupan Bung Karno. Selain itu buku ini juga menggambarkan suasana yang detail mengenai  kehidupan Soekarno yang akan membuat pembaca tertarik untuk membacanya sampai habis.

Keunggulan yang lain mengenai buku ini terletak pada sampul bukunya. Lihatlah? Terpampang jelas kegagahan Presiden Soekarno dengan mengenakan kaca mata hitam yang membuatnya lebih terlihat seperti sosok seorang “Ayah” untuk negara Indonesia. Dengan sampul tersebut akan membuat pembaca labih tertarik untuk membacanya. Buku ini juga diperkaya dengan perkataan Bung Karno dalam berorasi sehingga semakin menghidupkan suasana dalam cerita yang menyebabkan pembaca seperti ikut dalam kejadian dicerita. Selain itu, keunggulan buku ini juga terletak pada penyajian karakter tokoh sehingga pembaca dapat dengan mudah menyelami karekter tokoh. Buku ini ditulis dengan bahasa yang sederhana sehingga dapat dicerna oleh masyarakat umum tanpa harus kesulitan dalam mengartikan bahasa.

Kelemahan buku ini yaitu adanya salah cetak dalam beberapa kata, selain itu jenis kertas yang digunakan dalam buku ini memiliki tekstur yang mudah sobek. Terlepas dari kelemahan kelemahanya. Buku ini memiliki manfaat untuk meningkatkan semangat kita dalam membela dan mencintai bangsa ini. Mengapa tidak? hampir di semua kisah dalam buku ini penulis melampirkan semangat Bung Karno dalam menentang pemerintah Belanda.

Buku “The Uncensored of Bung Karno” cocok untuk bahan bacaan kaum pemuda agar dapat memiliki jiwa juang yang tinggi untuk membela tanah air dan bangsa. Selain itu buku ini juga cocok untuk masyarakat yang berumur di atas tuju belas tahun atau setidaknya sudah duduk di bangku SMA. Hal ini agar tidak terjadi perbedaan penafsiran.

 

BIODATA DIRI

Nama                         :Tri Ayu Oktasari

NIS/NISA                 :16267/0002575331

Agama                       :Islam

Tempat/Tgl lahir    :Boyolali,  2 oktober 2000

Sekolah                     :SMA N1 Banyudono

Alamat                      :Sonomulyo,Jatirejo ,Sawit, Boyolali

 

JUARA II LOMBA RESENSI BUKU SEJARAH TINGKAT KABUPATEN YANG DISELENGGARAKAN OLEH DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Show Buttons
Hide Buttons